Karakteristik Pembelajar Online

elearningE-learning banyak dikembangkan oleh berbagai organisasi dan lembaga pendidikan. Keberadaannya menjamur dan seolah menjadi fasilitas yang lazim tersedia. Namun yang menjadi persoalan, bagaimanakah pelaksanaan pemanfaatannya?

Pernahkah Anda memberi tugas kepada murid Anda, kemudian Anda meminta agar murid-murid Anda mengumpulkannya ke email Anda. Besoknya saat Anda periksa, sebagian hasil kerja murid Anda ternyata menjiplak bulat-bulat dari Wikipedia.

Maksudnya Anda memberikan tugas agar mereka melakukan sintesis untuk informasi yang mereka terima. Tapi ternyata, hasilnya mereka peroleh secara instant dan hanya mengejar nilai. Di sini kita harus mengetahui faktor lain terkait pemanfaatan elearning.

Elearning (semisal pembelajaran jauh berbasis internet) merupakan media belajar yang diharapkan dapat membantu memudahkan proses pembelajaran. Namun agar dapat memanfaatkannya secara optimal, kita harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana karakteristik pembelajar online.

Nada Dabbagh dalam bukunya yang berjudul Online Learning: Concepts, Strategies, and Application menjabarkan bagaimana karakteristik seorang pembelajar online. Karakteristik ini mutlak perlu ada pada pembelajar agar mereka sukses dalam kegiatan belajar online.

Karakteristik pembelajar online itu sebagai berikut.

  1. Mahir menggunakan teknologi pembelajaran online.
  2. Menunjukkan keinginan untuk terikat dalam grup.
  3. Mengerti dan memahami interaksi dan kolaborasi.
  4. Memiliki konsep diri dan pengendalian.
  5. Memiliki konsep kemandirian akademik yang kuat.
  6. Memiliki pengalaman belajar mandiri atau keinginan untuk memperoleh keahlian tertentu.

Kita bisa melihat pada point empat sampai enam. Seorang pembelajar harus memiliki pengendalian, kemandirian akademik yang kuat, serta memang ingin belajar agar memperoleh keahlian tertentu. Sementara, karakteristik pembelajar konvensional masih terpaku pada kognitif semata. Pengendalian berarti kesadaran untuk tidak berbuat curang.

Selain mempersiapkan infrastruktur elearning yang baik, pengajar juga harus mempersiapkan pembelajar yang siap untuk belajar dengan elearning. Pembelajar yang baik belajar karena didasari kemandirian akademik dan memang ingin memperoleh keahlian tertentu, sebab pada hakikatnya belajar pada hakikatnya adalah agar menjadi pintar, bukan supaya lulus ujian.

This entry was posted in Artikel and tagged , , . Bookmark the permalink.