Memahami dan Menganalisis Informasi Lisan dan Tulisan Melalui Teks Anekdot (2)

Membandingkan Teks Anekdot dengan Teks Prosedur

Perhatikan teks berikut
Biopori adalah lubang-lubang di dalam tanah yang terbentuk karena aktivitas organisme di dalamnya, baik berupa akar tanaman, cacing, maupun hewan-hewan lainnya. Lubang-lubang dalam ukuran sangat kecil tersebut terisi udara dan dapat menjadi tempat berlalunya air.

biopori

Semakin banyak lubang-lubang tersebut, maka semakin besar kemampuan tanah untuk meresapkan air di atasnya. Dengan demikian, potensi terjadinya banjir dan genangan dapat dikurangi.

Berikut ini cara membuat lubang biopori

  • Buat lubang silindris secara vertikal ke dalam tanah dengan diamter 10 cm. Kedalaman kurang lebih 100 cm atau tidak sampai melampaui muka air tanah bila air tanahnya dangkal.
  • Jarak antar lubang antara 50 - 100 cm
  • Mulut lubang dapat diperkuat dengan semen selebar 2 - 3 cm dengan tebal 2 cm di sekeliling mulut lubang.
  • Isi lubang dengan sampah organik yang berasal dari sampah dapur, sisa tanaman, dedaunan, atau pangkasan rumput
  • Sampah organik perlu selalu ditambahkan ke dalam lubang yang isinya sudah berkurang dan menyusut akibat proses pelapukan.
  • Kompos yang terbentuk dalam lubang dapat diambil pada setiap akhir musim kemarau bersamaan dengan pemeliharaan lubang resapan.

Pembahasan
Jika kita perhatikan dari teks di atas, unsur tokoh dan latar tidak begitu menonjol terlihat. Namun, deskripsi sangat kuat digunakan untuk memperjelas adanya proses sebagai panduan dari langkah-langkah.

Teks di atas dapat dikatakan sebagai teks prosedur karena berisi paparan langkah-langkah untuk melakukan sesuatu. Teks di atas jelas berbeda dengan teks anekdot karena tidak memenuhi unsur dari anekdot.

This entry was posted in SMA Kelas X, Tingkat SMA and tagged , , . Bookmark the permalink.