Membuat E-learning Berbasis WordPress (4)

Ini adalah postingan keempat dari seri tulisan “Membuat E-learning Berbasis WordPress”. Bagian pertama kita sudah mengetahui latar belakang pemanfaatan CMS WordPress untuk e-learning, bagian kedua kita sudah membahas WordPress dan fitur-fitur di dalamnya, bagian ketiga kita sudah belajar mengenai instalasi web server, dan sekarang kita akan mulai membahas bagaimana instalasi WordPress di server lokal.

Saya asumsikan Anda sudah mendownload WordPress di situs wordpress.org. Anda akan mendapatkan file dengan format terkompresi (zip) dengan nama wordpress-x.x.zip, di mana xx merupakan versi WordPress. Selanjutnya salin file yang sudah Anda download tersebut ke folder C:xampphtdocs. Extract file tersebut dan Anda akan mendapatkan folder “wordress” yang merupakan isi dari file terkompresi tadi.

localhost-directory

Folder htdocs pada direcoty XAMPP merupakan file tempat berbagai script website dibuat. Meletakkan folder “wordpress” pada directory “htdocs” akan membuat situs Anda diakses di alamat "localhost/wordpress". Sampai ini, Anda sudah menentukan letak alamat website WordPress Anda pada server lokal. Saat ini kita baru meletakkan file wordpress di server lokal, namun kita belum menentukan konfigurasinya.

Untuk mengkonfigurasi WordPress, buka browser kesayangan Anda, semisal Mozilla Firefox. Kemudian ketik pada address bar, "localhost/xampp". Anda akan dibawa ke halaman tampilan XAMPP. Ada banyak link yang muncul namun Anda tidak perlu khawatir karena kita hanya butuh beberapa klik di sini. Pada sebelah kiri tampilan XAMPP, terdapat tulisan PHPMyAdmin. Klik tautan tersebut untuk membuat database.

phpmyadmin

Tautan PHPMyAdmin yang kita klik tadi merupakan area untuk membuat database bagi CMS WordPress. Software WordPress sendiri memanfaatkan teknologi PHP dan MySQL sebagai databasenya. Tampilan muka PHPMyAdmin biasanya masih menggunakan bahasa Jerman. Ganti tab language menjadi bahasa Inggris.

change language phpmyadmin

Selanjutnya klik tab database, masukkan nama database yang ingin digunakan, semisal wordpress (harap diingat nama yang Anda masukkan di sini). Selanjutnya “klik create database”. Dengan demikian kita sudah membuat database untuk software WordPress kita. Selanjutnya adalah kembali mengkonfigurasi WordPress.

create-database-phpmyadmin

Buka kembali browser, dan ketik localhost/wordpress pada address bar browser. Pada tahap ini browser akan menampilkan pesan error karena kita belum membuat file konfigurasi yang memuat nama database yang tadi telah kita buat (pada PHPMyAdmin). Klik tombol “Create a Configuration File”.

create-a-configuration-file

WordPress akan memberikan persyaratan apa saja yang diperlukan untuk menginstall. Berikut ini tampilannya.

WordPress-instalation-requirement

Klik “Let’s GO” untuk melanjutkan pengisian formulir konfigurasi database WordPress. Adapun ketentuan pengisian sebagai berikut; (1) database name diisi sesuai dengan yang Anda buat pada PHPMyAdmin (contoh pengisian wordpress), (2) User name biarkan diisi “root”, (3) Password pada instalasi default XAMPP dikosongkan, (4) Database host dibiarkan apa adanya, dan (5) Table prefix bisa dibiarkan atau bisa diganti untuk keperluan keamanan. Penamaan dilakukan dengan format yang sesuai, misal tbl_.

Klik “Submit” dan “Run the Install”. Sampai sini Anda sudah hampir selesai menginstall WordPress di server lokal. Selanjutnya akan ada formulir isian mengenai kelengkapan website WordPress yang baru saja Anda buat.

wordpress-website-detail-form

Yang perlu Anda isi pada langkah ini adalah sebagai berikut; (1) Site title merupakan judul utama website Anda, diisi sesuai dengan keinginan Anda, (2) Username merupakan nama akun yang akan digunakan untuk masuk (login) ke dalam website (harap dicatat apa yang Anda isi disini), (3) Password, twice: Masukkan password yang ingin Anda gunakan untuk login, isian dua kali merupakan konfirmasi untuk memastikan apa yang Anda ketik benar, dan (4) Your E-mail: masukkan email Anda.

Klik “Install WordPress” dan Selamat, Anda sudah menginstall WordPress di server lokal milik Anda (localhost). Website dapat diakses di alamat localhost/wordpress. Gunakan username dan password yang telah Anda tentukan sebelumnya untuk masuk ke dalam admin website lewat alamat localhost/wordpress/wp-admin. Silakan berikan komentar jika ada pertanyaan.

Tulisan selanjutnya adalah mengelola situs dengan CMS WordPress

This entry was posted in Artikel and tagged , , . Bookmark the permalink.