Membuat E-learning Berbasis WordPress (5)

Sebelumnya kita telah mengetahui CMS WordPress seperti apa. Sekarang kita akan belajar lebih lanjut mengenai pengelolaan isi situs berbasis WordPress. Penambahan content dalam WordPress menggunakan fasilitas write post dan write page. Adapun penjelasan keduanya akan dijabarkan berikut ini.

Post
Penambahan content melalui write post akan melahirkan halaman dinamis yang berisi daftar tulisan yang diurut berdasarkan waktu penerbitan tulisan (loop). Post diklasifikasikan menggunakan fitur kategori dan dapat dirinci lebih jauh lagi menggunakan fasilitas tags.

post-wordpress

Jika Anda sudah mempublikasikan tulisan melalui post, daftar berbagai tulisan dapat dilihat pada widget arsip (yang diurut berdasarkan waktu), kategori (ditentukan ketika menulis post), dan recent post (tulisan terkini). Post juga merupakan tulisan yang akan ditampilkan pada sindikasi situs.

Page
Sementara penambahan melalui write page akan melahirkan halaman statis. Halaman yang ditulis dengan cara write pages tidak diurut berdasarkan waktu (bukan loop). Halaman ini juga tidak diklasifikasikan menggunakan kategori dan tags. Cocok untuk pembuatan halaman utama, seperti “tentang kami” dan “hubungi kami”.

wordpress page

E-learning berbasis WordPress akan menggunakan fasilitas write post untuk menambah berbagai tulisan. Kita akan memanfaatkan fitur loop (daftar urutan) post dan mengkategorikannya berdasarkan segmen materi, semisal didasarkan pada kemahiran berbahasa (menyimak, mendengar, menulis, dan membaca). Pengkategorian lebih rinci lagi dapat menggunakan fitur tags.

This entry was posted in Artikel and tagged , , . Bookmark the permalink.