Model Belajar Advance Organizers

Model pembelajaran advance organizers memberi perhatian pada bagaimana guru dalam mengorganisasikan dan menyampaikan berbagai informasi secara bermakna dan seefisien mungkin kepada siswa.

david ausubelTokoh yang mempelopori model belajar ini adalah David Ausubel, seorang psikolog aliran kognitif asal Amerika yang lahir pada tahun 1918. Ausubel telah menulis 150-an artikel seputar psikologi pendidikan. Tahun 1976, ia menerima Penghargaan Thorndike dari Asosiasi Psikolog Amerika sebagai psikolog yang sukses memberi kontribusi keilmuan di bidang psikologi pendidikan.

Ausubel percaya bahwa faktor tunggal yang sangat penting dalam proses pembelajaran adalah apa yang telah diketahui oleh siswa berupa materi pelajaran yang telah dipelajarinya sebelumnya. Dengan adanya pengorganisasian materi, guru dapat mentransfer pengetahuan kepada muridnya, disesuaikan dengan konteks pengetahuan yang telah diketahui siswa.

Dalam buku Building Expertise karangan Ruth Calvin Clark, model belajar advance organizer didefinisikan sebagai berikut.

An advance organizer is information delivered in words or pictures prior to the lesson content that either activates relevant prior knowledge or provides prior knowledge that the learner can use to integrate the new information included in the lesson.

Definisi tersebut menjelaskan bahwa dalam model pembelajaran advance organizer terdapat suatu informasi yang disampaikan melalui kata-kata atau gambar yang mengacu kepada materi pembelajaran. Informasi itu belum sampai kepada materi pembelajaran, tetapi mengaktifkan keterkaitan pengetahuan yang telah dikuasai siswa dengan materi baru yang akan dipelajari dalam proses belajar.

Ada dua jenis model belajar advance organizer yang dipaparkan oleh Ausubel. Yang pertama, adalah comparative organizer dan yang kedua adalah expository organizer. Tujuan utama dari comparative organizer adalah untuk mengaktifkan skemata yang ada. Comparative organizer digunakan sebagai pengingat. Pengaktifan skemata siswa dilakukan dengan cara mengontraskan informasi lama dengan informasi baru.

Berbeda dengan comparative organizer, expository organizer merupakan paparan materi dasar yang sama sekali baru bagi siswa yang digunakan untuk memahami materi yang lebih tinggi. Muhibbin Syah dalam bukunya Psikologi Pendidikan menjelaskan bahwa expository merupakan kebalikan dari sistem belajar inquiry-discovery-learning. Sistem ekspositori digunakan guru untuk menyajikan bahan pelajaran secara utuh atau menyeluruh, lengkap, dan sistematis.

Bahan Bacaan:

  1. Syah, Muhibbin dkk. Psikologi Pendidikan dengan pendekatan baru (Bandung: Rosdakarya, 2007)
  2. Ruth Clark. Building Expertise: Cognitive Methods for Training and Performance Improvement, Second Edition. (Silver Spring: International Society for Performance Improvement, 2003)
  3. Mclnerney, Dennis & Valentina Mclnerney. Educational Psychology: Constructing Learning. (Singapore: Prentice Hall, 2003)
This entry was posted in Artikel and tagged , , . Bookmark the permalink.