Teks Prosedur Kompleks Kelas X

Ciri Kebahasaan Teks Prosedur Kompleks

  1. Penggunaan partisipan secara umum
    Partisipan: semua individu yang berperan serta/mengikuti/mengambil andil dalam suatu kegiatan. Dalam hal ini, yang dimaksud adalah partisipan manusia.
    Contoh: Siswa, polisi, pemain, dll.
  2. Penggunaan verba material dan verba tingkah laku.
    Verba material: mengacu pada tindakan fisik dalam suatu peristiwa.
    Contoh: mengecek, meringkus, menyidang, dan sebagainya.
    Verba tingkah laku: mengacu pada sikap yang dinyatakan dalam ungkapan contoh: menolak, menilang, memutuskan, dll.
  3. Penggunaan konjungsi temporal yang mengacu pada urutan waktu.
    Contoh dari konjungsi ini adalah menggunakan kata-kata seperti : pertama, kedua, ketiga, dan seterusnya
  4. Penggunaan Kohesi Rujukan.
    Kohesi (rujukan) adalah kata yang digunakan dalam sebuah kalimat yang merujuk pada fungsi subjek/objek. Kohesi rujukan memiliki ciri (biasanya) berupa pronomina aku, dia, kamu, kami, hal itu, hal ini, dan ku.
    Contoh:
    Selama ini kita hidup berleha-leha. Hal ini membuat kita jadi terlalu santai.
    Bentuk “hal ini” dalam contoh kalimat di atas merujuk pada “hidup berleha-leha”.
  5. Mengandung kalimat imperatif, deklaratif, interogatif.
    Kalimat imperatif : berisikan kalimat perintah untuk melakukan sesuatu.
    Kalimat deklaratif : kalimat yang memberikan sesuatu kepada pembaca/pendengar.
    Kalimat interogatif : kalimat yang berisikan pertanyaan.
This entry was posted in SMA Kelas X, Tingkat SMA and tagged . Bookmark the permalink.